Naik Metro Mini Rasa Pesawat
Naik kendaraan umum memang masih diperlukan oleh kita. Tidak
terkecuali dengan moda transportasi ibukota yang sang unik ini. Kendaraan ini
bisa berjalan “seenak udelnya” si supir. Seakan-akan nyawa penumpang tidak
begitu diperhatikan.
Berbeda sekali dengan moda transportasi pesawat. Kendaraan
ini sangat memberikan kenyaman bagi penumpangnya. Dari mulai tempat menunggunya,
pelayanannya, dan yang paling penting pramugarinya yang ramah dan ehm
cantik-cantik.
Perbedaan yang sangat mencolok ini tentu saja dikarenakan
harga yang berbeda dari kedua jenis kendaraan transportasi umum. Ongkos yang
harus dikeluarkan oleh penumpang metro mini yang berjumlah ribuan rupiah dan
ongkos pesawat yang berjumlah ratusan ribu hingga jutaan rupiah saat ini.
Namun, terpikirkah oleh kita dengan ongkos metro mini yang
kian hari tambah mahal. Dari mulai dulunya ratusan rupiah sekali jalan, namun
sekarang sudah ribuan rupiah, lebih spesifiknya empat ribu rupiah. Wow, sangat
mahal sekali ya. Andaikan saja waktu dulu ongkos metro mini sudah empat ribu
rupiah, sama saja dengan tiap hari tidak ada jatah buat beli makan siang.
Bisa saja tahun-tahun kedepan ongkos metro mini sama dengan
ongkos pesawat. Naik metro mini lalu ditagih oleh kondekturnya sejumlah ongkos
naik pesawat yang ratusan ribu, bahkan mungkin saja bisa jutaan rupiah. Tapi
bedanya tidak ada pelayanan yang sama seperti naik pesawat yang tersedia
pramugari yang cantik-cantik didalam metro mini.
Naik metro mini rasa pesawat hanya dapat merasakan harganya
saja, tanpa dapat merasakan pelayanan yang ramah dari pramugari yang
manis-manis.


0 komentar: